Musi Rawas

Siapa Aktor Dibalik Surat Kuasa Pencairan Bansos Mura?

AGROPOLITAN CENTER – | Belum diketahui siapa aktor intelektual pelaku dibalik pengatur surat kuasa atas pencairan dana bantuan sosial (Bansos) senilai Rp 2,6 milyar dari dana alokasi khusus (DAK) Kabupaten Musi Rawas (Mura) Tahun 2019.

Soalnya, yang mengambil uang dalam rekening 154 masyarakat bantuan dari Pemerintah Pusat itu dilakukan bukan oleh penerima. “Saat itu uang dalam rekening penerima, ditarik melalui surat kuasa yang dilakukan oknum Dinas terkait bersama pihak Fasilitator,” hal ini diungkapkan salah satu oknum Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Muara Beliti.

Sisi lain, terkait keberadaan buku rekening yang tidak diketahui masyarakat. Dijelaskan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Abu Hanifah, bahwa Buku tersebut sesuai arahan dari Pusat disimpan oleh pihak BSB.

“Soal buku rekening itu disimpan BSB, sudah face to face sama fasilitator,” diakuinya sesuai petunjuk aturan tentang bansos dari DAK yang disalurkan kepada penerima.

“Dalam aturan bantuan itu berupa uang yang diambil langsung oleh penerima dan mereka yang mengelolanya,” katanya dinas hanya mendampingi saja.

Sedangkan penyaluran bansos, dilakukan atas kerjasama Pemkab Mura dengan BSB, kemudian ditransfer ke penerima.

“Pemungutan uang terhadap penerima sebesar Rp 50 ribu, itu untuk biaya Administrasi pembuatan dan pembukaan rekening penerima,” tegas PPK.

Sejauh ini, dari beberapa masyarakat namanya yang tercatat sebagai penerima bantuan tidak mengetahui, soal uang dalam rekening yang tidak pernah dibuatnya.

“Saya, tidak pernah mengambil uang bantuan dan membuka rekening di BSB,” Saat itu jenis bantuan yang ada hanya sebatas. “Bahan material untuk rehab rumah yang diantar oleh perangkat desa,” ungkapnya.

Jum’at (17/4), diketahui dari 154 Orang, masing – masing menerima bantuan uang Rp.17,500 ribu. | sumber : linggauupdate.com

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: